Berwirausaha Menjadi Roh Setiap Organisasi di SMK N 11 Semarang

Promosi Jualan dari Kelompok Kerohanian Kristen

“Shalom temen-temen. Ini kita dari panitia danusan sedang open po menu danusan dan ada menu menu baru lo temen temen, yukk dibeli dan dibantu promosikan, supaya kita bisa Retret dan semoga menjadi berkat bagi kita semua”, ungkap Bu Neti melalui whatsapp untuk ikut mempromosikan usaha yang dimiliki oleh kelompok siswa kerohanian Kristen SMK Negeri 11 Semarang.  Kegiatan berjualan tersebut merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh kelompok kerohanian Kristen untuk menggalang dana untuk menyokong kegiatan retret yang rencana akan diselenggarakan pada bulan Januari 2024 dalam rangka memperingati  hari natal di tahun ini. Setiap jumat, mereka juga melakukan kebaktian di gedung DKV dan sekaligus untuk penggalangan dana guna untuk melaksanakan program yang sudah direncanakan sebelumnya.

Promosi Penjualan dari PMR Wira Karuna

Hari ini saya juga melihat geliat dari PMR yang melakukan kegiatan wirausaha. Dari story whatsapp pembimbing PMR Wira Karuna terlihat mempromosikan penjualan Galantin, sosis, bakso bakar, makaroni dan lain-lainnya. Usaha berjualan ini merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh UKS/PMR untuk menggalang dana sehingga dapat digunakan untuk menambal kekurangan ketika akan dilakukan kegiatan-kegiatan di PMR yang membutuhkan biaya. Tidak hanya dua organisasi tersebut, organisasi lainnya seperti Paskibra, OSIS, Painting juga melakukan hal serupa.

Kegiatan Painting untuk Promosi Karya Layak Jual

Ada point penting dari kedua contoh kegiatan yang dilakukan oleh organisasi yang ada di SMK N 11 Semarang. Untuk melakukan kegiatan apapun jelas membutuhkan biaya, namun mereka memiliki komitmen bahwa biaya tersebut dapat dicari tanpa harus nyadong (meminta) orang tua. Mereka menyadari bahwa dengan berwirausaha menjadi alternatif solusi yang terbaik untuk penggalangan dana tersebut. Mereka secara mental lebih terlatih untuk mandiri. Hal ini juga sesuai dengan roh yang dibangun di SMK yakni bekerja, berwirausaha dan melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Bewirausaha menjadi hal yang perlu bergeser ke point yang utama dan sejajar dengan bekerja. Ketika sejak dini dan mengikuti organisasi dilatih untuk berwirausaha, maka jiwa kemandirian akan semakin ditempa. Yuk, semoga bermunculan organisasi-organisasi lainnya yang terus melatih dirinya untuk berwirausaha dalam rangka menempa kemandirian.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *