Dua Tahun Baru Terlihat Perubahannya

Kamis, 20 Juni 2024, seabanyak 100 murid dari pengurus OSIS Prayatna Maitri bersama perwakilan dari masing-masing kelas di SMK Negeri 11 Semarang mendapatkan tugas untuk menjadi supporter pada acara pembukaan POPDA Jawa Tengah. Bukan masalah mendapatkan tugas menjadi supporternya yang menjadi point penting dari apa yang akan saya sampaikan di tulisan ini.

Video di atas merupakan salah satu kiriman tentang apa yang dilakukan oleh pengurus OSIS Prayatna Maitri dalam acara pembukaan POPDA tersebut. “SMK Negeri 11 Semarang turut berpartisipasi dalam meramaikan acara pembukaan POPDA Jateng 2024 collab dengan SMK Negeri 6 Semarang”, ungkap Pak Fahmi melalui whatsapp group di ruang guru.¬† Dari video tersebut nampak bahwa pengurus OSIS Prayatna Maitri terlihat memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk bergabung dalam acara bukan sekedar menjadi penonton atau supporter namun ikut tampil bernyanyi.¬† Kepercayaan diri ini bukan hasil secara instan, karena membutuhkan waktu yang panjang untuk membentuknya.

Selang beberapa jam kemudian ketika acara selesai, lagi-lagi saya dikejutkan dengan kegiatan Pengurus OSIS Prayatna Maitri yang menurut saya sangat luar biasa.

Mereka tidak serta merta langsung pulang, namun mereka menjadi pioner melakukan aksi membersihkan stadion. Aksi ini patut diacungi jempol. Aksi yang dilakukan mirip dengan supporter dari Jepang. Saya menjadi ingat saya pernah melakukan kegiatan olah rasa dengan mengirim video aksi supporter Jepang untuk membersihkan stadion kepada pengurus OSIS Prayatna Maitri. Ternyata video tersebut menginspirasi dan saat inilah mereka melakukan aksi yang serupa.

“Dari kegiatan ini, apa yang bisa dipetik untuk OSIS Prayatna Maitri? Apa yg akan diterapkan di sekolah kita?”,tanya saya ke group OSIS Prayatna Maitri sembari mengirim foto-foto aksi mereka ke group OSIS.

“Pada acara pembukaan POPDA 2024 hari ini, ternyata diluar ekspetasi saya. Ketika pembawa acara memberikan kesempatan bagi anak-anak yang mau-maju kedepan, anak-anak OSIS Prayatna Maitri berani maju untuk mengawali kegiatan tersebut sehingga anak-anak yang lain juga mulai mengikuti. Khususnya kepada Fanny yang awalnya tidak mau maju, namun pada akhirnya Fanny berani maju kedepan dan menunjukan branding dirinya, didukung oleh teman-teman yang lain. Saya juga salut pada fanny yang dapat langsung membaur dengan pasangan bernyanyinya dari sekolah lain. Hal ini membuat saya termotivasi agar jangan takut dalam memulai sesuatu dan percaya diri. Hal ini tentu sangat dibutuhkan untuk branding diri sendiri. Lalu saya juga senang melihat anak-anak SMK Negeri 11 Semarang yang bertanggung jawab dengan sampah-sampahnya. Yang dimana tidak semua orang memiliki inisiatif seperti itu. Sehingga saat kami pulang, tempat duduk dan lantai dalam keadaan bersih tanpa meninggalkan sampah. Hal ini dapat diterapkan saat kegiatan MPLS nanti, ketika ada sesi yang mengharuskan interaksi dengan peserta MPLS, anak-anak OSIS Prayatna Maitri harus bisa membangun suasana yang menyenangkan dan merangkul para peserta MPLS agar mereka mau aktif dalam kegiatan dan percaya diri. Selain itu, juga harus ditegaskan kebiasaan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, bahkan itu bukan sampah mereka sekalipun. Hal ini termasuk salah satu cara untuk membangun sikap kepekaan lingkungan”, ungkap Hanna sebagai Ketua OSIS Prayatna Maitri angkatan 34, yang pada tanggal 18 Agustus 2024 nanti akan mendapatkan tongkat kepemimpinan dari angkatan 33. Kegiatan ini merupakan bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan¬† (LDK) mereka.

Inilah keunikan yang kami lakukan. DI SMK Negeri 11 Semarang setiap tahunnya ada dua kepemimpinan OSIS yang berjalan beriringan. Di Tahun 2024 ini yang berjalan adalah pengurus angkatan 33 dan 34. Angkatan 34 secara resmi sudah dipilih melalui pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS dan membentuk pengurus. Namun mereka harus menjalankan latihan dasar kepemimpinan selama 1 tahun.  Selanjutnya secara resmi mereka akan menjabat sebagai pengurus OSIS menerima tongkat kepemimpinan pada bulan Agustus nanti.

Kepedulian lingkungan inilah salah satu bagian dari penilaian kami para pembina OSIS terhadap kinerja pengurus OSIS. “Wow. Terimakasih atas luar biasa dari Prayatna Maitri. Pak Di sangat terharu”, ungkap saya di group sebagai bentuk memberikan penghargaan terhadap kinerja mereka.

“Pada kegiatan POPDA Jateng 2024 ini yang di hadiri tidak hanya dari SMK Negeri 11 saja tetapi banyak sekolah lain juga tentunya kami OSIS prayatna Maitri sangat bersyukur karena telah menghadiri acara tersebut. Dari acara tersebut kami dapat mempelajari bagaimana kita beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan tentunya orang-orang baru juga, hal ini dapat di tanamkan kepada anggota OSIS Prayatna Maitri ketika kita bertemu orang baru dan harus berinteraksi lebih dengan orang tersebut kita dapat belajar dari hal-hal kecil terlebih dahulu dan juga bersyukur terhadap smua teman yang telah meramaikan acara tersebut yang di mana awalnya tidak ada yang mau maju dan akhirnya kami saling merangkul untuk meramaikan acara tersebut dan berbaur bersama-sama sekolah lain juga dan bisa tampil percaya diri”, ungkap Fanny.

Terima kasih Pengurus OSIS Prayatna Maitri. Percaya diri akan terbentuk, tidak dalam.waktu singkat. LDK yg berjalan selama 1 tahun itulah yg membentuk kalian”. Terima kasih atas dedikasi kalian.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *