Surat untuk Orang Tua Siswa

Assalamualikum Wr.Wb. Salam sejahtera, salom, om swasti astu, namo budaya, salam kebajikan, rahayu dan salam bahagia.

Bapak/ibu orang tua siswa dari jurusan animasi SMK N 11 Semarang yang saya hormati. Tidak terasa, para siswa di jurusan animasi sudah menjalankan proses pembelajaran selama satu semester sejak bulan Juni tahun 2022 ini. Seperti biasanya, mereka akan mendapatkan laporan hasil belajar atau yang sering dikenal dengan rapport. Besok, tanggal 16 Desember 2022, putra-putri kita akan melihat laporan hasil belajarnya. Untuk itu, saya mohon dengan sangat, apabila hasilnya belum memuaskan jangan dimarahi ya. Laporan hasil belajar itu hanya sebatas angka atau nilai-nilai di atas kertas. Apalah artinya angka tersebut? Anak-anak kita yang sudah memilih di jurusan animasi yang berkecimpung di dunia industri kreatif, lebih berarti ketika karya-karyanya bisa diterima di masyarakat, diterima di industri kreatif, sehingga dapat sebagai pintu pembuka berkecimpung lebih mendalam di dunia tersebut. Portofolio itu sebagai bagian dari sejarah perkembangan karyanya. Portofolio itu bagus untuk anak-anak kita.

Namun lebih bagus lagi ketika anak-anak kita memiliki kesadaran diri, mengerti apa kekurangan dirinya, mengerti apa yang menjadi kelebihannya, sehingga mereka sadar untuk selalu memperbaikinya dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Ketika anak kita tidak jago matematika, jangan dimarahi ya! Jangan-jangan potensi anak kita tidak di matematika, bisa jadi potensinya ada di bidang gambar.  Ketika anak kita tidak jago gambar, jangan dimarahi ya! Jangan-jangan anak kita memiliki potensi di bidang menyanyi, bidang modeling 3D, mungkin juga di bidang penceritaan. Biarlah anak-anak kita menjadi jago sesuai versi terbaiknya masing-masing.

Bapak/ibu orang tua yang saya hormati. Peran kita saat ini ibarat sebagai petani. Kita punya bibit yang berbeda-beda yang sedang kita taburkan di atas tanah. Tentu saja kebutuhan mereka berbeda satu sama lainnya. Peran kita adalah memberi pupuk sesuai porsinya masing-masing, memberi air sesuai kebutuhannya, menyiangi agar gulma-gulma tidak mengganggu. Antarkan mereka dengan doa, semoga bibit-bibit tersebut bisa tumbuh, tumbuh dan tumbuh sehingga menghasilkan buah yang unggul.

Saat ini, saya tidak terlalu risau, resah ketika nilainya kurang baik, namun saya lebih resah ketika anak-anak kita tidak menunjukkan karakter positif. Ini PR kita bersama. Saya merasa resah ketika anak-anak kita tidak terbiasa berterima kasih, minta maaf ketika salah, memberi maaf ketika orang lain minta maaf. Saya merasa resah ketika anak-anak kita tidak bisa mengerti mana yang lebih prioritas dan perlu didahulukan. Saya lebih resah ketika mereka asyik dengan game, sehingga lupa kewajiban mereka. Ini PR kita bersama bapak/ibu. Pendidikan ini adalah tanggung jawab bersama antara guru, orang tua dan masyarakat.

Mari bapak/ibu kita lebih peka terhadap anak-anak kita. Terima kasih kebersamaan selama ini, meskipun lewat group orang tua. Mohon maaf apabila saya dalam melakukan pelayanan pendidikan ini kurang optimal. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi bapak/ibu, anak-anak kita dan kita semua.

Wassalamu’alaikum wr.wb. salam sejahtera, om santi santi hum, namo budaya, salam kebajikan dan salam bahagia.

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *