Memantik Ide Sederhana dan Dijual ke Treadless.com

Bahagia hari ini, Rabu, 1 Februari 2023 pukul 07.00 WIB bisa bertemu lagi dengan siswa kelas X Animasi 4. Meskipun di ruang kelas yang tidak ada peralatan komputer, namun mereka bisa saya ajak untuk mengerjakan karya yang sederhana namun bisa masuk ke market place threadless.com.  Setelah saya pimpin doa, mereka saya berikan postingan karya yang sederhana dan sudah masuk di threadless.com melalui link: https://www.threadless.com/@foxshiver.

Dalam beberapa menit mereka saya ajak untuk melihat-lihat karya yang sederhana dan kebanyakan adalah postingan gambar kucing. Gambar kucing, sampai saat ini masih berada di papan atas dan masih diminati secara global. Berdasarkan postingan tersebut nampak bahwa sebagian besar gambar kucing yang sederhana namun laku di pasaran. Gambar tersebut dengan pewarnaan hitam putih, line putih dengan background hitam dan saya yakin bahwa anak-anak mampu membuatnya. Dari postingan tersebut, selanjutnya semua siswa di kelas tersebut saya minta menuliskan rencana yang akan dibuat dan berkaitan dengan kucing. Berbagai ide yang berbeda-beda muncul dari postingan tersebut, antara lain: 1) kucing memegang bucket bunga (Rizkyna), kucing sedang melihat kamera (Shella Nur A), Kucing main lato-lato (Shafira), kucing ninja (Naufal), kucing memegang mangkok (Gisella), kucing sedang meregangkan tubuh (Prawira), kucing lompat di tengah daun (Nadita), kucing dalam gelas (Farel), Kucing kekenyangan (Dava), koki kucing (Faizan), Kucing megang rokok (Aditya), kucing memakai seragam kantoran (Alvian), kucing menjadi sushi (Siskha), dua kucing memakai kostum hiu dan paus (Aqilla), kucing memakai kostum batman (Alfath), kucing tidur diatas buku (Devi), kucing megang coklat (Farel), kucing style mafia (Tonny), kucing tidur terlentang di atas air (Rendra), kucing memegang cangkir (Rafi), kucing memakai kostum sapi (Dinda), kucing memakai baju polisi (Arya), kucing menjadi cleaning service (Devan), kucing penyihir (Alodia), kucing mencakar (M Adika), kucing memegang raket badminton (A. Kharis), kucing memakai baju karate (Panji Rizky), kucing mennjadi raja didepan pemiliknya (Mathalita), kucing bersama kaonashi (Tanaya), kucing bermain laptop (Fitria), kucing mnjdi pemain futsal (M.F.Affan), patung merlion kepala kucing (Candra), kucing membawa hati (Novita) dan kucing yang malas (Ulinmuha).

Dalam waktu yang cepat, sebagian besar siswa sudah membuat karya yang sederhana dan diposting ke instagram, dan setelah mendapatkan respon persetujuan dari saya selanjutnya mereka memposting di threadless. Mulai pukul 08.00 WIB sudah ada siswa yang memposting di threadless.com.  Sampai pukul 10.00 WIB, sudah ada 16 siswa yang memposting di threadless.com, sisanya masih memposting di instagram.

Karya Siska (https://kkaerumonn.threadless.com/designs/sushi-meowyaki)

Siswa memiliki ide yang sederhana berupa kucing menjadi sushi. Ia mampu menampilkan karya dengan background kaos berwarna putih dan bertuliskan tulisan Kanji.

Karya Shella (https://shelloww.threadless.com/designs/miawwww)

Shella Nur Aisyah mampu membuat karya yang sederhana gambar kucing dengan line warna putih background hitam.  Karya yang sederhana namun menarik ketika dicetak di kaos ataupun merchandise lainnya.

Karya Shafira (https://shafirarahma30.threadless.com/designs/cat-plays-lato-lato-1)

Shafira mampu membuat gambar kucing yang sederhana sedang bermain lato-lato. Ia cukup memberikan warna hitam dengan ditambah bayangan di bawahnya. Sederhana namun hasilnya enak dipandang.

Karya M. Farel (https://bowokshop.threadless.com/designs/cat-in-glass)

Muhammad Farel mampu merealisasikan idenya yaitu kucing di dalam gelas atau cangkir. Ia cenderung memberikan warna putih pada kucing dan cangkirnya.

Karya Prawira (https://Wirrstore.threadless.com/designs/cat-is-stretching)
karya Arya (https://aryaputra06.threadless.com/designs/honey-cat)
Karya Uinuha (https://poenyaulenn.threadless.com/designs/lazy-cat)
Karya Farel Dwiki (https://Reun.threadless.com/designs/kucing-memegang-coklat)
Karya Gisella (https://jieromy.threadless.com/designs/bon-appetit-t-shirt)
Karya M. Rafi (https://apiii.threadless.com/designs/drinking-cats)
Karya Aditya (https://ganzstore.threadless.com/designs/smoking-cat/mens/t-shirt)
Karya Fadilah (https://ulingimang.threadless.com/designs/futsal-cat-3)
Karya Martalita (https://Thallann.threadless.com/designs/cute-catt)
Karya Rasya (https://davaproject.threadless.com/designs/stuffed-cat/mens/t-shirt/regular?variation=front&color=black)

Pembelajaran seperti ini jika kita kembalikan ke kurikulum baku tidak ada capaian kompetensinya. Namun kita sebagai guru harus mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman. Zamannya siswa-siswa saat ini yang serba digital memberikan konsekuensi pada kita sebagai guru untuk memberikan tantangan bagi siswa dapat masuk ke dunia marketing secara digital. Threadless.com salah satu flatform yang dapat digunakan untuk memposting karya sekaligus mengambil peluang agar karya-karya siswa dihargai oleh pasar secara global. Kurikulum dan guru harus mampu beradaptasi dengan zaman, seperti tenda yang sewaktu-waktu dapat dipindah-pindah.  Tidak harus terlalu prosedural, meskipun sederhana pembelajarannya, namun hasilnya bermakna bagi siswa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *