Belajar Literasi Digital dengan Praktisi Smartfren

Senin, 20 Maret 2023, pada pukul 10:00 tepatnya di Gedung A lantai 2 SMK N 11 Semarang diadakan seminar yang berkolaborasi dengan Smartfren. SMK N 11 Semarang menjadi salah satu peserta dari program Smartfren Goes to School 2023. Pada seminar kali ini, tema yang diambil adalah berliterasi secara digital. Era yang serba digital ini menjadi keniscayaan bagi kita semua untuk bisa mengikuti perkembangan, mampu memfilter hal-hal yang menjadi kurang bermanfaat dan mampu menggunakan banjirnya informasi secara digital ini menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk pengembangan diri. Kegiatan ini dihadiri oleh kelas XI Animasi dan XI Multimedia. Acara dibuka oleh Pak Darwito selaku waka humas SMK Negeri 11 Semarang yang dipandu oleh Pak Herry Kristanto selaku pembina OSIS. Acara tersebut diharapkan dapat memberi ilmu tambahan bagi siswa mengenai bersosial media dengan baik dan benar, yang nantinya juga akan bermanfaat bagi dunia kerja.

Acara diawali dengan pembukaan lalu disambung dengan penyampaian materi oleh Bapak Prasetyo Hardono sebagai narasumber dari Smart fren. Beliau memberi penjelasan tentang bagaimana kegunaan medsos sebagai sarana belajar dan dapat menjadi peluang bisnis. Siswa–siswi diajak untuk berliterasi mengenai teknologi digital dan penggunaan teknologi dengan baik. Sosialisasi ini berjalan dengan lancar, dan banyak siswa yang ikut aktif dalam kegiatan dengan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang disampaikan. Di penghujung acara narasumber juga memberikan promosi kuota gratis untuk para siswa. Dan diharapkan setelah adanya sosialisasi ini siswa–siswi SMK N 11 Semarang dapat menggunakan media sosial dengan baik, bijak, dan cermat.

Kegiatan seminar literasi digital ini ditutup oleh Kepala Sekolah, Pak Drs. Luluk Wibowo, S.T., M.T. Dalam sambutan penutupannya beliau mengucapkan terima kasih kepada Smart fren yang peduli terhadap siswa-siswa SMK Negeri 11 Semarang agar memiliki kemampuan literasi digital yang baik. Terima kasih pula karena siswa-siswa SMK Negeri 11 Semarang dibekali tentang bagaimana cara menghadapi wawancara ketika akan bekerja. “Mau tidak mau, setahun kemudian kalian akan lulus dan setelah lulus akan menghadapi proses melamar pekerjaan. Mental menjadi syarat penting ketika mengikuti proses wawancara. Beliau juga mencontohkan perbandingan antara A dan B. Ketika dalam suatu perlombaan, A secara hardskill memiliki kemampuan  yang lebih unggul, namun ketika melakukan proses penyelesaian modul-modul berikutnya, justru B yang awalnya kurang diperhitungkan justru menjadi juara. Apa yang membuat A yang awalnya digadang-gadang, justru tidak mendapatkan juara? Tak lain adalah kekuatan mental yang dimiliki B jauh lebih baik, sehingga pada akhirnya mampu menguasai medan. Itu adalah contoh kecil bahwa dalam menghadapi pekerjaan nantinya membutuhkan mental yang tangguh”, ungkap Pak Luluk ketika memberikan sambutan penutupan. Sebagai penutup kegiatan, Pak Luluk berharap dapat menjalin kerjasama dengan smartfren dalam event-event yang serupa untuk membekali siswa yang sudah akan lulus, sehingga mereka memiliki kekuatan mental yang tangguh.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *