Diyarko

Abdi Dikara: Cerpen Nayla di Hari Guru Nasional

Suasana kelas ini, membuatku susah tidur. Laki-laki membentuk lingkaran dan bermain game dengan gadget mereka, anak perempuan sibuk bergosip atau berdandan. Aku sendiri, hanya mencoba tidur di tengah kerusuhan kelas ini. Awan mendung terlihat menutup langit di luar. Kuharap hujan turun deras, dengan begitu Pak Ishwar akan terhambat menuju kelas ini. Apalagi letak kelas ini […]

Abdi Dikara: Cerpen Nayla di Hari Guru Nasional Read More »

Olah Pikir dengan Landasan Empat Kesunyataan Mulia

“Dalam dunia kerja banyak sekali permasalahan yang akan kalian hadapi, sebagai siswa di SMK yang siap kerja tentu memahami hal tersebut sebagai hal yang pasti dialami setiap orang. Masalah apa yang kalian temukan di dalam praktek kerja lapangan atau magang yang kalian sedang kalian laksanakan? Menurut kalian, apa saja faktor penyebab permasalahan yang terjadi di

Olah Pikir dengan Landasan Empat Kesunyataan Mulia Read More »

Bahagia ketika Bermanfaat

“Permisi Pak Diyarko, saya Fani dari kelas XII Animasi 4 ingin memberitahukan kepada Pak Di, adik-adik sudah diterima untuk magang di Funnymotion Yogyakarta”, ungkap Fani melalui whatsapp kemarin sore, 23 November 2023 pada pukul 14.24  WIB.  Dari ungkapan melalui whatapp ini perasaan bahagia saya alami seketika. Fani, Fildza, Devany dan Dian Areva pada semester yang

Bahagia ketika Bermanfaat Read More »

1,01 Pangkat 365

“Anak-anakku dalam satu tahun sebut saja 365 hari. Coba kalian hitung dengan kalkulator berapa 1,00365 ? Selanjutnya Coba kalian hitung juga berapa nilai 1,01365 ? Setelah kalian hitung, yuk kita belajar memaknai apa di balik hasil perhitungan tersebut?’, ungkap saya di dalam group pengurus OSIS. Pagi ini melalui group sengaja saya memberikan pantikan untuk melakukan

1,01 Pangkat 365 Read More »

Belajar Di Luar Kelas Menerapkan Perspektif Dua Titik Lenyap

Gambar tersebut dibuat oleh Septi, salah satu murid kelas X Animasi 3. Gambar sebuah pemandangan tower penampung air yang ada di SMK Negeri 11 Semarang ini dibuat dengan teknik mengamati, membuat sketsa dengan prinsip perspektif dua titik lenyap dengan sudut pandang mata cacing, dan dilanjutkan teknik arsiran menggunakan pensil 2B. Untuk menghasilkan gambar seperti ini,

Belajar Di Luar Kelas Menerapkan Perspektif Dua Titik Lenyap Read More »

Pantikan Kemandirian Murid

“Selamat pagi anak-anakku. Pagi ini untuk siswa kelas X Animasi 3 yang sudah melaksanakan kegiatan kerja part time, saya minta untuk melaporkan dengan bercerita”, ungkap saya melalui group whatsapp. Pagi-pagi saya datang di kelas manual untuk bertemu mereka. Seperti biasanya, dilakukan mindfullness terlebih dahulu dan mengecek kehadiran murid. Saya pun akhirnya mengecek tantangan-tantangan wajib yang

Pantikan Kemandirian Murid Read More »

Who Am I: Tantangan Kesadaran Diri dalam SEL

 “Who Am I”, merupakan salah satu judul tantangan wajib yang saya berikan kepada seluruh murid di kelas X Jurusan Animasi SMK Negeri 11 Semarang. Di dalam tantangan ini, setiap murid mengungkapkan siapa dirinya dalam bentuk tulisan, tulisan dan gambar ataupun berbentuk video ataupun animasi. Mereka diberikan kebebasan untuk memilih sesuai dengan minatnya, yang terpenting adalah

Who Am I: Tantangan Kesadaran Diri dalam SEL Read More »

Diferensiasi Produk dalam Tantangan Gambar Bentuk

Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai  manusia maupun anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Kita sebagai guru tentu perlu menyadari bahwa setiap murid adalah unik dan memiliki kodratnya masing-masing. Tugas kita sebagai guru adalah menyediakan lingkungan belajar yang memungkinkan setiap anak

Diferensiasi Produk dalam Tantangan Gambar Bentuk Read More »

Refleksi tentang Pembelajaran Sosial Emosional

Mendidik pikiran tanpa mendidik hati bukanlah pendidikan sama sekali (Aristoteles). Ungkapan ini rasa-rasanya banyak miripnya dengan kondisi yang dialami oleh murid-murid saat ini. Kasus bullying, kasus tindak kekerasan, bahkan kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa sebagai bukti betapa rapuhnya hati para murid. Generasi strobery benar-benar memperlihatkan betapa rapuhnya kesehatan mental para murid. Kalau kita lihat

Refleksi tentang Pembelajaran Sosial Emosional Read More »