Musik Pemantik Social Emotional Learning dan Imajinasi Karya

Sebuah link youtube sebuah lagu berjudul “Ibu” karya Iwan Fals diposting di portal animax pada tantangan ke tujuh  (https://www.youtube.com/watch?v=pcia7haAIa8).  Anak didik kelas X diminta memperhatikan dan meresapi video tersebut. Setelah mencermati lagu di tersebut anak didik diminta untuk menuliskan apa yang dilihat, dirasakan dan diminta menuliskan apa tindakan yang akan dilakukan selanjutnya.  Challenge selanjutnya adalah diminta menggambar ilustrasi untuk mengungkapkan apa yang dirasakan.  Tantangan ini merupakan salah satu bagian dari project based learning dengan balutan social emotional learning yang dilakukan di jurusan animasi kelas X di SMK Negeri 11 Semarang.  Social emotional learning (SEL) merupakan bagian integral dari pendidikan dan pengembangan kesadaran manusia. SEL merupakan proses di mana orang dewasa memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk mengembangkan identitas dirinya yang sehat, mengelola emosi dan mencapai tujuan pribadi dan kolektif, merasakan dan menunjukkan empati terhadap orang lain, membangun dan memelihara hubungan yang mendukung, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab dan peduli.

Jika dilihat kembali dari tantangan tersebut, anak didik diajak untuk menyelami lagu dan merasakan makna dari lagu tersebut.  Sebagian besar anak didik menyatakan bahwa lagu tersebut mengisahkan sebuah perjuangan seorang ibu demi anak-anaknya dan merasakan kesedihan dan haru. Lagu tersebut menjadi pemantik yang menyentuh rasa agar memiliki kepekaan dan kepedulian atas perjuangan orang tuanya.  Kepekaan seseorang akan tumpul manakala tidak dilatih, oleh karena itu dengan lagu tersebut anak didik dilatih untuk merasakan dengan cara mengungkapkannya dalam sebuah tulisan. Pertanyaan berikutnya adalah memantik anak melakukan tindakan dari apa yang sudah dirasakan berdasarkan lagu tersebut.  Berdasarkan jawaban sebagian besar siswa menyatakan akan membahagiakan orang tua, patuh pada nasehat dan menghormatinya.  Respon anak didik tersebut merupakan sebuah proses perencanaan atas dirinya untuk mengelola emosinya dan menunjukkan empati terhadap orang tuanya.

Challenge berikutnya setelah siswa memberikan respon dengan melihat, merasa dan apa yang akan dilakukan selanjutnya berdasarkan pengamatan dan mencermati lagu tersebut adalah membuat sebuah karya gambar ilustrasi. Hal ini terkait dengan kompetensi dasar yang ada pada mata pelajaran produktif animasi yaitu gambar suasana.  Gambar di samping merupakan salah satu karya Marwa kelas X Animasi. Berdasarkan penilaian dari karya-karya sebelumnya, Marwa mampu menunjukkan hasil di luar ekspectasinya. Hal ini disebabkan daya imajinasinya terbentuk dari pantikan rasa dari sebuah lagu yang menyentuh hati sehingga memicu kerja sistem limbik pada otak. Sistem limbik merupakan kumpulan struktur yang berperan dalam pemrosesan emosi, memori, dan perilaku. Kumpulan struktur ini berada di bagian dalam otak, tepatnya di bawah korteks serebral dan di atas batang otak. Fungsi sistem limbik ini terlibat dalam pemrosesan dan pengaturan emosi, pembentukan dan penyimpanan memori atau ingatan dan berperan dalam proses belajar. Ketika sistem limbik ini berkembang akan memacu perkembangan dari neocortex. Neocortex merupakan pusat pikiran rasional manusia, yang membedakan antara manusia dengan hewan lainnnya karena mampu berpikit logis, analitis, dan pembuat keputusan yang baik.  Imajinasi dalam berkarya merupakan salah satu dari hasil pemikiran yang terbentuk pada neocortex.  Inilah dasar pemikiran mengapa untuk menghasilkan sebuah karya imajinatif perlu adanya pantikan yang mengolah emosi melalui olahrasa.  Dari ilustrasi di atas maka pembelajaran project based learning perlu didahului dengan social emotional learning. Selamat mencoba.

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *