Bela Negara Tingkatkan Disiplin dan Empati

SMK Negeri 11 Semarang, mulai tanggal 31 Juli 2023 sampai dengan 2 Agustus 2023 menyelenggarakan kegiatan bela negara. Adapun peserta dalam kegiatan tersebut adalah seluruh siswa kelas XI yang dilatih langsung oleh personil kepolisian dari Polsek Banyumanik. Menurut Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.MT, kepala sekolah SMK Negeri 11 Semarang, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Melalui kegiatan baris berbaris yang dilatih oleh kepolisian diharapkan akan tumbuh dari dalam diri untuk berperilaku disiplin, endingnya akan bermanfaat bagi siswa itu sendiri ketika menghadapi kehidupan di dunia industri dan dunia usaha. Disiplin merupakan komponen penting, apalagi siswa yang sehari-harinya berkecimpung di dunia seni kreatif pasti syarat dengan pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan disiplin kuat terutama berkaitan dengan deadline waktu. Ketika siswa tidak mampu menaati disiplin waktu penyelesaian tugas di industri, maka tidak hanya dirinya yang rugi, namun justru yang paling dirugikan adalah pihak indusrti dan dunia usaha. Melatih kedisiplinan diri menjadi hal yang wajib dilakukan oleh pihak sekolah untuk menyiapkan itu semua.

Kegiatan bela negara ini dilatih oleh Aiptu M. Sobirin, Aiptu Iwan Agus Prasetyo, Aipda Madidik, S.H dan Bripka Rohadi, S.H. Keempat personil kepolisian tersebut sudah profesional dalam melatih dan mendidik tentang bela negara. Melalui kegiatan baris berbaris dan disisipi juga tentang materi-materi tentang kesadaran hukum, untuk mencegah tindak kriminal maupun pelanggaran-pelanggaran hukum ketika hidup bersama masyarakat.  Usai kegiatan yang dibimbing oleh kepolisian, selalu dilakukan kegiatan kepekaan lingkungan, dimana setiap siswa membersihkan lingkungan sekolah terutama mengambil sampah-sampah anorganik.

Di hari ketiga, siswa mendapatkan kesempatan untuk berbagi kasih dengan panti asuhan. Mereka mengumpulkan bahan sembako maupun kebutuhan mandi secara sukarela untuk disumbangkan kepada teman-teman yang berada di panti asuhan.

Kepekaan rasa empati dari siswa kelas XI ini sudah terlihat bagus, terbukti dari terkumpulnya 75 kg gula, 1 kwintal beras, 740 bungkus mie instan, 32 kg minyak, 41 bungkus sabun mandi, 6 pasta gigi, 5 sikat gigi, 7 kg detergen, 3 bungkus sabun cuci piring, 9 bungkus jajanan dan bumbu-bumbu.

Siang harinya, langsung diserahkan kepada Panti Asuhan yang ada di Desa Taruna SOS Kecamatan Banyumanik. Kepala panti asuhan Ardik Ferry Setiawan menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh siswa kelas XI SMK Negeri 11 Semarang. “Kami keluarga besar SOS Children’s Village Semarang mengucapkan terimakasih untuk sumbangan yang telah diberikan oleh Keluarga Besar SMK Negeri 11 Semarang, khususnya untuk kakak kelas kami yaitu Kakak-Kakak Kelas XI, semoga keberkahan dan kebahagiaan selalu menyertai Keluarga Besar SMK Negeri 11 Semarang”, ungkap salah satu anggota panti asuhan.

Dalam kegiatan penyerahan bakti sosial tersebut, ada tiga siswa yang mewakili siswa kelas XI yaitu Iqbal Ramadan dari kerohanian Islam, Claudia Kanina dari kerohanian Kristiani dan Raditya Verino dari Kerohanian Buddha. Ketiga siswa tersebut memimpin doa dengan caranya masing-masing dengan satu tujuan mendoakan semoga anak panti asuhan beserta para pengasuhnya mendapatkan keberkahan. Inilah yang kami lakukan, sederhana namun bermakna. Di samping melatih kepekaan empati, mereka sedang diajarkan bagaimana mereka menjalankan kehidupan dengan segala perbedaan.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *