Pengukuhan Pengurus PMR Wira Karuna

Jumat, 26 Januari 2024, di Joglo Widya Bakti Sala SMK Negeri 11 Semarang diselenggarakan upacara pengukuhan Pengurus Palang Merah Remaja (PMR) Wira Karuna Angkatan 34 masa bakti Tahun 2024-2025. Upacara pengukuhan berlangsung dengan hikmat. Diawali dengan laporan pemimpin upacara dan dilanjutkan dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya dan penghormatan kepada Bendera Merah Putih membuat bulu kudukku berdiri. Jiwa Nasionalisme saya menggelora terhanyut dengan hikmatnya upacara. Dilanjutkan dengan pembacaan Tri Bakti PMR: 1) Meningkatkan keterampilan hidup sehat. 2) Berkarya dan berbakti di masyarakat. 3) Mempererat persahabatan nasional dan internasional. Tri Bakti PMR saya bacakan dan ditirukan oleh seluruh peserta upacara. Tri Bakti merupakan ungkapan tiga kesetiaan anggota PMR Wira Karuna untuk terus meningkatkan keterampilan hidup sehat, berkarya dan berbakti kepada masyarakat serta mempererat persahabatan secara nasional dan internasional.

Pembacaan Tri Bakti PMR

Usai pembacaan Tri Bakti PMR dilanjutkan dengan acara pengukuhan. Saya memakaikan rompi kepada Ketua dan Wakil Ketua PMR Wira Karuna, sebagai simbol bahwa pengurus baru siap untuk menjalankan tugasnya seperti yang disampaikan pada isi dari Tri Bakti PMR.

Pemakaian Rompi PMR Kepada Ketua dan Wakil Ketua PMR

 

Usai memakaikan rompi PMR, dilanjutkan dengan amanat pembina upacara. Dalam amanat tersebut saya menyampaikan terima kasih kepada pengurus angkatan 33 dan selamat mengemban tugas kepada pengurus angkatan 34. Anggota PMR adalah panggilan jiwa, sehingga apapun tindakannya hendaknya berlandaskan pada kode etik yang ada. Dalam amanat ini justru saya mengajak anggota PMR untuk kembali meresapi makna yang ada pada logo PMR Wira Karuna yang sudah di desain ulang.

“Anak-anakku, PMR kita memiliki logo yang baru, hendaknya logo tersebut menjadi penyemangat baru bagi kalian yang sudah rela masuk anggota PMR Wira Karuna”, ungkap saya kepada peserta upacara. “Logo bukan sekedar logo, namun di dalamnya memiliki makna simbolik yang mendalam. Logo yang baru masih menggunakan bentuk lingkaran. Lingkaran adalah bangun geometris yang kokoh dan sebagai simbol persatuan yang kuat. Berjalannya organisasi PMR akan semakin solid ketika dilandasi dengan persatuan yang kuat dari para anggotanya. Warna biru melambangkan bakti atau kesetiaan. Anggota PMR Wira Karuna hendaknya setia terhadap kemanusiaan dan menjaga nama baik almamater SMK Negeri 11 Semarang. Oleh karena itu, tiga lingkaran warna cyan, magenta, yellow sebagai simbol cikal bakal dari SMT Grafika. Anggota PMR Wira Karuna jangan sekali-kali melupakan sejarahnya, karena lahirnya PMR Wira Karuna dari keberadaan SMK Negeri 11 Semarang, sehingga menjadi kewajiban moral untuk terus menjaga nama baik almamater. Warna kuning adalah simbol kebijaksanaan, sehingga anggota PMR Wira Karuna dalam bertindak, mengambil keputusan harus dilakukan secara bijaksana. Di tengah-tengah terdapat kelopak bunga sebanyak lima sebagai simbol Pancasila. Tindakan anggota PMR Wira Karuna tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan di dalamnya terdapat gambar Palang Merah sebagai simbol kemanusiaan.  Anggota PMR Wira Karuna hendaknya mengedepankan pada nilai-nilai kemanusiaan. Menolong sudah menjadi kewajibannya tanpa membeda-bedakan agama, ras, suku, budaya maupun gender. Nasionalisme dan toleransi harus menjadi pegangan bagi setiap anggota PMR Wira Karuna.  Wira Karuna merupakan nama PMR SMK Negeri 11 Semarang. Wira memiliki arti keberanian dan Karuna memiliki arti welas asih. Anggota PMR Wira Karuna hendaknya memiliki sikap dan bertindak berani membela nilai-nilai kemanusiaan dengan dilandasi oleh welas asih.

Amanat yang singkat dan padat dan sengaja saya ambilkan dari makna simbolik yang tertuang pada logo yang baru menjadi pengingat dan energi pendorong bagi pengurus dan anggota PMR Wira Karuna untuk terus setia kepada nilai-nilai kemanusiaan secara bijaksana dan berani dengan dilandasi oleh sifat welas asih. Selamat menjalankan tugas baru bagi pengurus PMR Wira Karuna angkatan 34 dan terima kasih kepada pengurus angkatan 33. Peran kalian selama ini memberikan manfaat yang luar biasa untuk SMK Negeri 11 Semarang. Selamat mendampingi kinerja pengurus angkatan 34. Kolaborasi hendaknya terus dipupuk untuk menjaga persatuan di organisasi ini. Terima kasih kepada Bu Dwi Damayanti yang selama ini terus mendampingi mereka untuk berkarya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *