Nobar: Melatih Sikap Menghargai Orang Lain

“Nobar” merupakan kegiatan nonton bareng (menonton bersama) yang dilakukan di jurusan Animasi SMK Negeri 11 Semarang. Hasil karya pembuatan film animasi yang dilakukan oleh siswa dipresentasikan di hadapan para guru dan siswa lainnya. Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai ajang saling mengapresiasi karya yang telah dibuatnya selama satu semester.  Apresiasi terhadap hasil karya merupakan kegiatan untuk melatih diri bagaimana menghargai karya orang lain.  Menghargai orang lain merupakan suatu karakter positif yang perlu dilatih, dipupuk terus menerus agar tidak tumpul.

Menghargai orang lain merupakan bagian dari pengejawantahan dari catur paramita yang perlu dikembangkan oleh setiap insan. Catur paramita merupakan empat perilaku mulia yang perlu dikembangkan yakni metta atau maitri, karuna, mudita dan upeksa. Setiap insan manusia hendaknya bersikap lemah lembut dan berlaku sopan santun kepada seluruh makluk hidup, sikap inilah yang disebut maitri (metta). Maitri juga berarti bahwa manusia harus selalu menghormati orang yang lebih tua dan menghargai yang lebih muda sebagai budi pekerti yang luhur. Karuna merupakan sifat welas asih atau saling menyayangi kepada sesama makhluk hidup serta menghindarkan diri dari tindakan yang bisa menyakiti orang lain. Mudita memiliki makna merasa senang atas kebahagiaan orang lain. Manusia baiknya selalu tersenyum dan bersikap ceria ataupun ramah dan bersahabat. Mudita juga bisa diartikan bahwa manusia perlu memiliki rasa simpati kepada siapa saja dan harus menjauhkan dirinya dari rasa iri dengki dengan selalu berbagi kegembiraan ke sekitarnya. Upeksa, yaitu manusia harus memiliki sikap mau mengalah demi kebaikan serta tidak diperkenankan untuk menyimpan dendam. Upeksa juga diartikan sebagai sifat yang manusia yang perlu mengendalikan hawa nafsu agar tidak menimbulkan konflik. Upeksa diartikan juga sebagai keseimbangan batin.

Setiap siswa mempresentasikan hasil karya animasi di hadapan teman-teman satu jurusan dan secara langsung melatih siswa untuk bisa percaya diri. Sedangkan peserta lain melatih mengendalikan bagaimana menjadi peserta yang baik, yang mampu menjadi pendengar yang baik. Mendengarkan orang lain dengan penuh perhatian merupakan bagian dari proses menghargai orang lain. Kita punya dua telinga dan satu mulut, agar kita selalu belajar menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu sebelum berbicara. Dalam kegiatan tersebut semua karya dihargai, tidak ada ungkapan-ungkapan yang memojokkan, merendahkan, menghina hasil karya, karena setiap siswa memiliki passionnya masing-masing yang tidak bisa dibandingkan satu sama lain.  Dalam kegiatan tersebut guru produktif animasi berkumpul dan ditambah dengan guru Bahasa Indonesia untuk memberikan respon dan penilaian. Penilaian Akhir Semester tidak hanya sekedar tes tertulis yang mengukur kemampuan kognitif semata, justru dari kegiatan “Nobar” ini, guru dapat melihat dari berbagai aspek seperti kualitas karya maupun kepercayaan diri dalam mempresentasikan dan berkomunikasi.

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *