Berkembangnya Virus Kebaikan Melalui Mentoring

Modeling 3D karya Bimo

Delvito, siswa kelas X Animasi SMK Negeri 11 Semarang yang memiliki kemampuan di bidang modeling 3D dan animate 3D terus berbagi pengetahuan dan keterampilannya untuk teman-temannya.  “Saya merasa senang dan bangga bisa berbagi ilmu kepada teman-teman”, ungkap Delvito.

Salah satu siswa yang mendapatkan kesempatan ikut belajar dan dimentori oleh Delvito adalah Bimo Waskito.  Dalam beberapa kali mentoring ia sudah mampu membuat modeling dan animate 3D seperti pada video berikut. Bahkan video tersebut dibuat dalam waktu satu hari mengikuti kegiatan mentoring di dalam kelas.

Ia mengaku bahwa belajar 3D jika ada pelajaran dasar-dasar animasi dan menggunakan fasilitas komputer yang ada di ruang inkubasi. Karena fasilitasnya relatif terbatas, hanya ada 10 komputer di dalam ruangan tersebut akhirnya ia dapat memanfaatkan komputer tersebut secara bergantian. Berkat Delvito yang selalu berbagi terhadap teman-temannya yang berkeinginan untuk belajar animasi 3D, Bimo Waskito mampu membuat animasi 3D tersebut. Ia mengaku baru satu minggu ini, ia mulai belajar 3D, namun hasilnya di luar ekspectasi. Bimo merasa puas dan berterima kasih dengan adanya kegiatan mentoring yang dilakukan Delvito. Dari proses mentoring ini awalnya tidak tahu sama sekali tentang animasi 3D, sekarang menjadi lebih tahu dan ia tidak berhenti sampai di produk ini. “Saya akan lebih belajar lagi agar bisa menjadi lebih baik lagi”, ungkap Bimo. “Saya sampaikan terima kasih kepada Delvito, karena berkat dia saya menjadi lebih tahu lagi soal 3D bergerak.  Yang awalnya hanya bisa modeling 3D sekarang sudah sampai proses animate 3D”, tulis Bimo melalui Whatsapp.

Keinginan untuk berbagi ternyata juga dimiliki oleh Bimo. Ia merasa kasihan terhadap temannya yang belum bisa modeling dan animate 3D, sehingga ia bersedia untuk menjadi mentor bagi teman-temannya.”Setelah ini apa yang akan kamu lakukan ketika melihat temanmu yang belum bisa modeling 3D?”, tanya saya kepada Bimo. “Jika ada kesulitan sebisa mungkin saya bantu Pak, walau ilmu saya masih  kurang”, ungkap Bimo. Sebuah pemikiran yang luar biasa, berbagi tidak harus menunggu memiliki kemampuan yang banyak. Setiap ada perubahan dalam proses belajarnya akan dibagikan kepada teman-temannya.

Modeling 3D karya Kamal

Tidak hanya Bimo yang mendapatkan kesempatan belajar bersama Delvito. Kamal merupakan siswa kelas X Animasi yang merasakan senang setelah mengikuti kegiatan mentoring, karena apa yang menjadi imajinasinya  bisa direalisasikan, ungkap Kamal melalui whatsapp. Ia menuturkan bahwa karya modeling 3D dengan objek Kendang ia mampu dibuatnya selama 3 jam untuk latihan pertamanya.  Dari kegiatan mentoring ini, ia terpacu untuk membuat karya yang lebih baik. “Saya akan belajar membuat sesuatu yang lebih”, ungkap Kamal. Virus kebaikan sudah menular dari Delvito ke Kamal, terbukti  ada sebuah pemikiran dan niat bahwa Kamal akan membantu sebisanya, ketika ada temannya yang ingin belajar 3D. Sungguh proses penyebaran virus kebaikan yang akan terus berkembang dan akan membentuk ekosistem menyenangkan di kelas.

Kebahagiaan tersendiri ketika tumbuh dan berkembang jumlah mentor dan kualitas hasil karya yang semakin baik. Bahagia ketika semakin banyak virus-virus kebaikan yang sudah merasuk hati anak didik sebagai olah rasa, yang menuntun mereka untuk olah pikir dan olah laku. Ketika ada niat untuk berbagi, maka akan muncul niat untuk belajar lebih baik lagi yang diikuti dengan proses menambah keilmuan dirinya. Seorang mentor pasti akan memperdalam ilmunya sebelum ia berbagi kepada teman-temannya, sehingga siap untuk melakukan kegiatan mentoring (olah laku). Sebaik-baiknya orang adalah yang memberikan kebermanfaatan untuk orang lain. Inilah pencapaian pendidikan yang sejati, bukan menciptakan orang yang pintar namun individualis, namun menuntun orang agar bermanfaatan untuk orang lain, lingkungan  sehingga mencapai kebahagiaan setinggi-tingginya.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *