Satu Postingan Memantik Banyak Karya

Karya Naufal

Karya di atas merupakan hasil desain Naufal siswa kelas X Animasi 4 yang sudah dimasukkan di market place Threadless.com pada hari ini, Rabu, 8 Februari 2023. Karya tersebut ia buat menggunakan android di ruang teori, karena memang pembelajaran yang saya ampu selama 2 jam pelajaran ini mendapat tempat di ruang O3 (ruang teori). Tidak ada peralatan seperti komputer, bahkan mayoritas siswa hanya memiliki android. Namun demikian, peralatan bukan menjadi kendala yang perlu dibesar-besarkan selama masih ada cara-cara lain agar mereka tetap konsisten berproduksi.

Pagi ini, saya memberikan sebuah postingan dari karya yang ada di threadless.com yang sederhana.

Karya yang saya ambil dari Threadless ini saya gunakan untuk pantikan bagi siswa.  “Anak anakku kelas X An4. Pagi ini perhatikan gambar ini. Gambar ini masuk di Threadless. Coba analisis, mengapa gambar ini menarik? Apa pesan dari gambar itu? Selanjutnya tuliskan ide yang dapat dibuat dari kalian?”, pantikan saya melalui group. Dari postingan tersebut, ada beberapa ciri khas yang membuat menarik, yaitu ada tulisan yang mengandung pesan, meskipun gambarnya siluet namun menarik untuk dilihat. Naufal merupakan salah satu siswa yang tercepat dalam membuat karya, seperti pada gambar di atas, ia menuliskan sebuah rencana membuat doodle bertuliskan “no face no life”.

Arya membuat desain yang unik yang lebih mengendepankan pada karya yang sederhana namun dengan banyak warna. Ia juga mampu membuat desain dengan memperhatikan shape yang tidak kotak, membentuk lengkungan sehingga terlihat lebih enak dilihat.  Ia sudah memasukkan karyanya ke Threadless.com.

Karya Arya

Rendra setelah melihat postingan karya yang saya kirim mampu membuat gambar desain dengan ide siluet dengan tulisan “you can do it”, sebuah pesan yang mengajak siapa saja untuk bisa menolong orang lain. Pesan moral yang luar biasa dengan desain gambar yang sudah sesuai dengan isi pesan yang akan disampaikan. Shape yang dibuat sudah tidak lagi berbentuk kotak, sehingga enak untuk diposting di Threadless.com.

Karya Rendra

Prawira membuat gambar jam dinding bertuliskan “dont waste time”. Sederhana namun memberikan pesan yang mendalam agar seseorang mampu mengatur waktu dengan baik.

Karya Prawira

Faizan mampu membuat desain hitam putih berupa gambar hiu dan bertuliskan “find your peace”. Pesan moral yang mengajak kita semua untuk menemukan kedamaian dari dalam dirinya sendiri. Pesan moral yang mendalam, karena melihat kondisi saat ini yang sebagian besar mencari kedamaian di luar diri sendiri.

Karya Faizan

Toni mampu membuat karya dengan pewarnaan yang berbeda dengan yang lainnya. Ia membuat gambar siluet, namun dengan warna dasar seperti pada serat kayu. Dengan menambahkan goresan warna putih dan hitam sehingga memperlihatkan hasil yang berbeda dan unik.

Karya Toni

Rangga meskipun ia membuat gambar dengan shape kotak, namun ia mampu menunjukkan hasil yang tidak terlalu kaku. Dengan tulisan “Explore”, membuat karya ini memberikan pesan bagi yang melihat untuk melakukan eksplorasi.

Karya Rangga

Aqila mampu mendesain tentang hiking. Ia membubuhkan tulisan “the mountain is like mother, she is the best escape when we are in trouble”. Aqila mampu menggabungkan gambar gunung dan tulisan Hiking dengan pengambilan font yang lebih menarik dengan siluet yang memberikan kesan sederhana namun menarik.

Karya Aqila

Ulinuha mampu membuat gambar siluet berupa banyak orang yang sedang merasakan kegembiraan. Dengan menambahkan tulisan “let’s be free, find your happiness”, memberikan pesan tentang kemerdekaan untuk menemukan kebahagiaan.

Karya Ulinuha

Ahmad Kharis membuat desain siluet dengan memperlihatkan kerusakan hutan yang ditunjukan hanya satu pohon yang nampak rindang, sedangkan yang lainnya terlihat meranggas. Di sampingnya terdapat siluet hewan dan ditambah tulisan “If you need a lot don’t destroy my forest”. Pesan moral tentang pentingnya melestarikan sumber daya alam yang berharga.

Karya Ahmad Kharis

Sederhana sekali kami melakukan pembelajaran. Pantikan kepada anak didik menjadi kunci utama, sehingga mereka mampu membuat ide-ide yang di luar dugaan. Ide-ide yang sederhana, namun enak untuk dinikmati. Pantikan ibarat sebuah api yang saya dekatkan pada bahan bakar bensin. Ketika pantikan, bukan sebuah tugas yang membuat beban, justru dampaknya seperti api yang akan membakar semangat anak-anak untuk berkarya.

1 thought on “Satu Postingan Memantik Banyak Karya”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *