Disiplin Vs Motivasi

“Selamat pagi pak Di, ini Dinda Zahra dan Luna Nur Laila sudah bersih-bersih industri animars dan di dokumentasikan oleh mas Rifan. Terimakasih”, ungkap Dinda melalui pesan di telegram. Pesan ini bagi saya bukan sekedar pesan, namun sebuah laporan diri bahwa mereka telah melaksanakan “Parama Sadhana”, sebuah proses berlatih untuk menjadi pribadi unggul. Salah satu kegiatan Parama Sadhana yang dilakukan adalah melakukan kegiatan membersihkan ruangan di tempat praktik, ruang kelas ataupun di tempat magang. Dinda Zahra dan Luna merupakan murid kelas XI Animasi 2 yang diterima magang di Animars studio di Yogyakarta. Mereka tetap membawa buku kendali Parama Sadhana, sehingga ketika selesai melakukan kegiatan membersihkan ruangan kerja di tempat magang, mereka meminta tanda tangan kepada pembimbing di tempat magang.

Tadi malam, saya membagikan sebuah postingan tentang perbedaan motivasi dan disiplin dari instagram: Motivasi Vs Disiplin di group whatsapp kelas XII, XI dan X Animasi. “Perhatikan video ini, apa yang bisa dipetik dari konten ini? Apa hubungannya dengan pembiasaan yang dilakukan pada Parama Sadhana dan Kalpana Karya yang ada pada link pembelajaran kita?”, tanya saya di group.

Pertanyaan tersebut sengaja untuk memantik  kesadaran murid, agar apa yang dilakukan melalui program Parama Sadhana bukan sekedar rutinitas dan memiliki motivasi untuk mendapatkan nilai semata. Beberapa menit kemudian beberapa murid memberikan respon. “Izin menanggapi ya pak Di yang saya dapat dari vidio ini adalah motivasi bisa membuat kita cepat berproses atau cepat sampai tujuan tapi itu akan ada jeda sesaat karena motivasi bersifat sesaat namun disiplin dan konsisten juga membantu proses kita menuju tujuan namun dalam taraf sedikit lebih lama karna kita berada di kecepatan yang sama secara terus menerus. Hubungannya dengan parama sadhana adalah jika kita melakukan hal baik dengan disiplin dan konsisten itu akan membuat kita mempunyai perubahan dalam kehidupan sehari hari tapi kalau kita melakukan nya karna adanya motivasi itu tidak akan memberikan perubahan dalam kehidupan sehari-hari namun jika disiplin dan konsisten di tambah motivasi kita akan menjadi lebih baik dalam kehidupan kita”, ungkap Rosyid, murid kelas XII Animasi 3.

“Menurut saya, dari pembiasaan buku Parama sadhana dan Kalpana karya yang berisi tentang membantu orang tua dan membersihkan tempat tidur, rajin membaca buku, berolahraga dan melakukan perkembangan dalam soft skill dan hard skill yang dilakukan setiap hari maupun perminggu dengan konsisten, kita bisa belajar jika kita tidak bisa didorong oleh semangat sesaat, namun butuh konsisten dan disiplin terhadap diri sendiri. Dengan buku Parama sadhana, kalpana karya, bisa membantu kita dalam melihat progres dari pengembangan diri kita buku Parama sadhana itu bagaikan seperti task ringan dalam memulai habit yang baik. Dan tentu itu akan bermanfaat dimasa depan. Membangun rasa tanggung jawab dan disiplin”, ungkap Rayhan, murid kelas XI Animasi 3.

“Menurut saya motivasi itu bagus untuk membuat kita lebih semangat melakukan suatu tugas/pekerjaan, tetapi motivasi itu hanya bersifat sementara yang dimana lama kelamaan rasa semangat itu bisa saja hilang. Berbeda saat kita disiplin melakukan suatu hal, disiplin dapat mengubah suatu hal menjadi kebiasaan untuk diri kita dan juga karena disiplin itu kita terbiasa untuk melakukan suatu hal yang mungkin itu cukup berat untuk kita tetapi karena sudah menjadi kebiasaan, semuanya sangat mudah untuk dilakukan. Sama seperti apa yang ada di caption yang tertulis ” otak tidak butuh ledakan semangat, tetapi butuh repetisi” Dan kaitannya dengan pembiasaan yang ada di Parama Sadhana dan Kalpana Karya adalah kita akan terbiasa melakukan hal hal kecil mulai dari membereskan tempat tidur setiap harinya, membaca buku, membantu orang tua yang dimana tanpa kita sadari saat kita disiplin melakukannya itu akan membuat kebiasaan kita untuk melakukan sesuatu yang baik”, ungkap Arsy, murid kelas XI Animasi 3.

“Intinya motivasi tanpa niat dislipin hanyalah fiksi belaka dan disiplin meski tanpa motivasi masih bisa tetap bertahan karena motivasi bisa datang secara perlahan tanpa diminta, jadi pesan moralnya ketika ingin melakukan sesuatu langkah awalnya adalah disiplin bukan berharap semata yang dimana tidak akan ada hasilnya. Parama Shadana sendiri perlu yang namanya disiplin yang dimana parama=unggul, Sadhana=latihan. Latihan perlu kedisiplinan agar diri sendiri terbiasa dengan parama sadhana itu dan konsep dari parama sadhana itu bermaksud membuat pembentukan sikap pribadi yang unggul. Konsep disiplin dan parama sadhana saling berhubungan”, ungkap Naufal.

Inilah cara kami di jurusan Animasi untuk membangun disiplin diri melalui kegiatan Parama Sadhana. Meskipun demikian, membangun motivasi diri penting untuk dilakukan, namun jauh lebih penting adalah membangun disiplin diri melalui kegiatan repetisi dan dilakukan refleksi untuk membangun kesadaran diri.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *